Sabtu, 29 Januari 2011

PERKEMBANGAN KEJIWAAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL NAYLA KARYA DJENAR MAESA AYU

Oleh
Alfian Rokhmansyah
NIM 2150407005
Sastra Indonesia, S1 (Ilmu Sastra)
Univ. Negeri Semarang



Novel sebagai bentuk karya sastra merupakan jalan hidup yang di dalamnya terjadi peristiwa dan perilaku yang dialami dan diperbuat manusia (Siswantoro 2005:29). Novel merupakan prosa fiksi yang berisi tentang kehidupan tokohnya dari awal hingga akhir. Prosa fiksi menurut Aminudin (2002:66) yaitu kisahan atau cerita yang diemban oleh pelak-pelaku tertentu dengan pemeranan, latar serta tahapan dan rangkaian cerita tertentu yang bertolak dari hasil imajinasi pengarangnya sehingga menjalin suatu cerita. Novel sendiri merupakan gambaran hidup tokoh yang menceritakan hampir keseluruhan perjalanan hidup tokoh. Penokohan serta karakter tokoh dalam novel digambarkan dengan lengkap atau jelas oleh pengarang. Setiap tokoh juga diberi gambaran fisik dan kejiwaan yang berbeda-beda sehingga cerita tersebut seperti nyata atau menjadi hidup. Dari segi kejiwaan, sastra bisa dipelajari dan ditelaah dengan menggunakan teori psikologi.

Dunia fiksi merupakan bayangan dunia nyata yang setiap tokohnya punya kejiwaan dan kepribadian yang berbeda. Kejiwaan dan kepribadian dalam novel bisa dibedah menggunakan teori psikologi. Perbedaan dengan Psikologi dan sastra terdapat pada objek yang diteliti, ilmu psikologis meneliti langsung kasus kejiwaan sehingga akan lebih luas sebab akibatnya, sedangkan sastra hanya terbatas teks yang ada dalam karya sastra. Yang menjelaskan perilaku dan kepribadian tokoh terbatas dari teks sehingga peneliti harus menguasai ilmu psikologi yang digunakannya. Seperti pendapat Siswantoro (2005:31) perilaku menjadi data dan fakta empiris yang harus dimunculkan oleh analis atau pembaca ataupun peneliti sastra dengan syarat bahwa mereka memiliki teori-teori psikologi yang memadai di dalam usaha bedah investigasi. Tetapi tidak semua tokoh dijelaskan secara detail atau terperinci biasanya hanya tokoh utama yang dijelaskan.

Novel yang menjadi objek analisis psikologi sastra ini adalah novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu. Dalam novel Nayla ini, tokoh utama mengalami perkembangan kepribadian, khususnya sebelum ia hidup dengan ayahnya dan sesuadah ayahnya meninggal.

Dalam analisis ini digunakan teori psikologi perkembangan untuk menganalisis perkembangan tokoh utama dalam novel Nayla. Analisis ini akan menganalisis perkembangan kejiwaan tokoh Nayla sebelum dewasa yakni saat ia tinggal dengan ibunya. Serta menganalisis perkembangan kepribadian Nayla setelah dewasa dan hidup mandiri. Perkembangan kejiwaan meliputi: perkembangan kepribadian, emosional, dan moral. Selain itu juga diungkap beberapa faktor yang memengaruhi perkembangan kejiwaan dari tokoh Nayla dalam novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu.

Untuk download analisis ini, silakan klik di sini

Tidak ada komentar: