Oleh
Alfian Rokhmansyah
NIM 2150407005
Sastra Indonesia, S1 (Ilmu Sastra)
Univ. Negeri Semarang
Karya sastra adalah sebuah struktur yang sangat kompleks (Hill dalam Pradopo 2007: 108). Dalam hubungannya dengan kehidupan, sastra adalah ekspresi kehidupan manusia yang tidak lepas dari akar masyarakatnya. Kendati demikian, sastra tetap diakui sebagai sebuah ilusi atau khayalan dari kenyataan. Sastra tidak akan semata-mata menyodorkan fakta secara mentah. Sastra bukan sekedar tiruan kenyataan melainkan kenyataan yang telah ditafsirkan. Kenyataan tersebut bukan berupa jiplakan yang kasar, melainkan sebuah refleksi halus dan estetis.
Tidak dipungkiri dunia sastra saat ini sedang mengalami banyak terobosan yang digawangi oleh sastrawan-sastrawan muda. Pengalaman kolektif sehari-hari sebuah masyarakat, atau peristiwa-peristiwa biasa yang dekat dengan dunia pengarang yang bersangkutan, seolah kehilangan daya pikat sebagai bahan eksplorasi untuk dihadirkan kembali sebaga wacana alternatif bagi pembaca, untuk mendefinisikan kembali keberadaannya, dan menimbang-nimbang kembali apa yang sebenarnya disebut sebagai realitas. Para pengarang tiba-tiba berpretensi menjadi peneliti sosial dan beramai-ramai menyingkap realitas-realitas tersembunyi. Seksualitas merupakan lahan yang pertama kali dan paling banyak diserbu oleh pengarang-pengarang dengan ambisi seperti itu.
Beberapa contoh permasalahan yang dahulu dianggap tabu kemudian muncul sebagai tema karya sastra khususnya novel adalah tema mengenai lesbian dan homoseksual. Lesbian merupakan perilaku menyimpang seksual yang diidap oleh wanita sehingga mempunyai orientasi seksual suka dengan sesama wanita. Sedangkan homoseksual merupakan perilaku menyimpang seksual yang diidap oleh laki-laki sehingga mempunyai orientasi seksual suka dengan sesama laki-laki. Kedua topik ini dahulu dianggap tabu dan tidak sopan dalam masyarakat.
Karya sastra yang menjadi obyek analisis dalam analisis ini adalah novel Lelaki Terindah karya Andrei Aksana. Novel ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2004 dan mengangkat tema homoseksualitas yang terjadi pada kedua tokoh utamanya. Novel ini juga mencerminkan kehidupan cinta di kalangan gay yang ada di masyarakat. Novel Lelaki Terindah telah mengalami dua kali cetak ulang dan menjadi bestseller dalam dunia pernovelan Indonesia. Andrei Aksana merupakan cucu dari Sanoesi Pane dan Armijn Pane.
Analisis ini menitikberatkan pada penggambaran kehidupan pasangan homoseksual dalam novel Lelaki Terindah karya Andrei Aksana. Novel Lelaki Terindah karya Andrei Aksana merupakan novel bertema homoseksual yang secara terbuka mengangkat tema homoseksual, sehingga keseluruhan isinya menceritakan kehidupan kaum homoseksual. Andrei Aksana secara terang-terangan menceritakan kehidupan percintaan pasangan homoseksual, mulai dari kehidupan sehari-hari hingga dorongan untuk melakukan hubungan seksual sesama jenis.
Selain mengungkap kehidupan kehidupan percintaan pasangan homoseksual, novel ini juga memberikan informasi yang berhubungan dengan proses perubahan orientasi seksual pria yang pada mulanya heteroseksual menjadi seorang homoseksual. Pengarang menggambarkan proses perubahan orientasi seksual pada seorang pria hingga menjadi seorang pria homoseksual. Perubahan yang terjadi pada tokoh utama ini digambarkan melalui konflik batin maupun konflik dengan tokoh lain, yaitu pasangan homoseksual tokoh utama.
Dalam novel Lelaki Terindah, pengarang menghadirkan pencerminan realitas kehidupan kaum homoseksual. Novel ini berisi kehidupan pasangan homoseksual yang menjalin cinta di dua negara, yaitu Thailand dan Indonesia. Perbedaan cara pandangan masyarakat Thailand dan Indonesia berimbas pada hubungan pasangan homoseksual tersebut.
Pemerintah Thailand tidak melarang adanya bentuk perilaku homoseksual. Hal ini yang menyebabkan di Thailand terdapat sebuah wilayah khusus untuk kaum homoseksual, sehingga mereka dapat hidup selayaknya manusia biasa. Hal ini terungkap dalam novel yang menceritakan kebebasan kaum homoseksual untuk bersenang-senang dan mempunyai wilayah atau daerah khusus homoseksual. Wilayah-wilayah itu dalam novel direalisasikan dalam bentuk bar dan tempat hiburan malam lain.
Perilaku homoseksual di Indonesia masih dianggap tabu dan tidak sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat. Hal ini disebabkan oleh masyarakat Indonesia masih menjunjung tinggi adat ketimuran. Penolakan masyarakat Indonesia dengan kehidupan homoseksual direalisasikan oleh pengarang dalam kemelut yang terjadi antara tokoh utama dengan keluarganya.
Perbedaan cara pandang antara masyarakat Thailand dan Indonesia ini menjadi daya tarik dari novel Lelaki Terindah, di samping kemampuan pengarang dalam mengungkap kehidupan percintaan kaum homoseksual. Selain itu, novel ini juga dapat digunakan sebagai penggagas munculnya gerakan-gerakan yang mendorong keberanian kaum homoseksual untuk menjunjukkan diri pada masyarakat.
Novel ini berupaya untuk memberikan gambaran seutuhnya bahwa problematika homoseksual yang terjadi saat ini mulai nyata. Novel ini juga berupaya mengubah dan merasionalkan pemikiran masyarakat umum agar dapat menerima kehadiran kaum homoseksual.
Dari uraian latar belakang di atas, analisis ini difokuskan pada analisis kehidupan pasangan homoseksual yang terdapat dalam novel Lelaki Terindah karya Andrei Aksana.
Untuk download analisis ini, silakan klik di sini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar